You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dishub Himbau Jangan Urus Sertfikat Kapal Lewat Calo
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pemilik Kapal Ojek Diimbau Hindari Jasa Calo

Para pemilik kapal ojek yang ingin mengurus sertifikat kelaiklautan dan izin usaha diimbau agar tidak menggunakan jasa calo. Sebab, Pemerintah PRovinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pihak terkait mendirikan posko kepengurusan sertifikat dan izin tersebut di Dermaga Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Sejak awal kita ingatkan jangan urus lewat calo. Sekarang baru mengeluh dan kalau merasa ditipu ya lapor ke polisi bukan ke kami

"Sejak awal kita ingatkan jangan urus lewat calo. Sekarang baru mengeluh dan kalau merasa ditipu ya lapor ke polisi bukan ke kami. Karena itu di luar kewenangan kami," kata Sunardi Sinaga, Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Rabu (1/6).

Ia menjelaskan, posko pelayanan kepengurusan perizinan di Dermaga Kali Adem dibuat pihaknya bersama Dirjen Perhubungan Laut. Tujuannya agar pemilik kapal ojek dapat menguurs sendiri sertifikat kelaiklautan dan izin usaha secara mandiri.

PTSP Pulau Kelapa Serahkan 34 Izin Pas Kapal Kecil

"Jadi kita mengajak Dirjen Perhubungan Laut membuat layanan jemput bola melalui posko yang kita buat di Kali Adem,"ujarnya.

Sunardi menambahkan, biaya kepengurusan sertifikat kelaiklautan dan izin usaha kapal ojek cukup terjangkau. Mahalnya biaya kepengurusan izin tersebut karena para pemilik kapal banyak menggunakan jasa para calo.

"Biaya mengurus kapal itu sangat murah, tidak semahal yang mereka keluarkan lewat calo," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6270 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2714 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2270 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1905 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1785 personNurito